|
NO
|
INDIKATOR
|
DEFINISI OPERASIONAL
|
RUMUS
|
|
1
|
Sasaran Ibu Hamil
|
Jumlah sasaran ibu hamil dalam 1 tahun dihitung
berdasarkan perkiraan jumlah ibu hamil
|
1,0 x angka kelahiran
kasar (CBR) x jumlah penduduk, CBR Prov Th 2010-2015 = 18
|
|
2
|
Akses Pelayanan antenatal (cakupan K1)
|
Adalah cakupan ibu hamil yang pertama kali mendapat
pelayanan antenatal oleh tenaga kesehatan di suatu wilayah kerja pada kurun
waktu tertentu.
Indikator ini digunakan untuk mengetahui jangkauan pelayanan
antenatal serta kemampuan program dalam menggerakan masyarakat kerja pada
kurun waktu tertentu.
|
Jumlah ibu hamil yang
pertama kali mendapat pelayanan antenatal oleh tenaga kesehatan di suatu
wilayah kerja pada kurun waktu tertentu
Jumlah sasaran ibu
hamil di suatu wilayah kerja dalam 1
tahun
|
|
3
|
Cakupan Pelayanan Ibu hamil (cakupan K4)
|
Adalah cakupan ibu hamil yang telah mendapat pelayanan
antenatal sesuai standar yang ditetapkan, paling sedikit empat kali dengan
distribusi waktu :
a) Minimal satu kali kontak pada triwulan I
b) Minimal satu kali kontak pada triwulan II
c) Minimal 2 kali kontak pada triwulan III
|
Jumlah ibu hamil mendapat
pelayanan antenatal minimal 4 kali sesuai standar oleh tenaga kesehatan di
suatu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu
Jumlah sasaran ibu hamil
di suatu wilayah kerja dalam 1 tahun
|
|
4
|
Sasaran Ibu Bersalin
|
Cukup jelas
|
1,05 X angka kelahiran
kasar (CBR) X jumlah pendduduk
|
|
5
|
Cakupan persalinan oleh tenaga kesehatan (Pn)
|
Adalah cakupan ibu bersalin yang mendapat pertolongan
persalinan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi kebidanan di suatu
wilayah kerja dalam kurun waktu tertentu.
|
Jumlah persalinan yang di
tolong oleh tenaga kesehatan kompeten di suatu wilayah kerja pada kurun waktu
tertentu
Jumlah sasaran ibu hamil
di suatu wilayah kerja dalam 1 tahun
|
|
6
|
Cakupan pelayanan nifas oleh tenaga kesehatan (KF3)
|
Adalah cakupan pelayanan kepada ibu pada masa 6 jam
sampai dengan 42 hari pasca bersalin sesuai standar paling sedikit 3 kali
dengan distribusi waktu 6 jam 3 hari, 4- 28 hari dan 29- 42 hari setelah
bersalin disuatu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu
|
Jumlah ibu nifasl yang
memperoleh 3 kali pelayanan nifas sesuai standar oleh tenaga kesehatan di
suatu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu
Jumlah sasaran ibu hamil
di suatu wilayah kerja dalam 1 tahun
|
|
7
|
Deteksi factor risiko dan komplikasi oleh masyarakat
|
Adalah cakupan ibu hamil dengan factor risiko atau
komplikasi yang ditemukan oleh kader atau dukun bayi atau masyarakat serta
dirujuk ke tenaga kesehatan di suatu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu.
Masyarakat di sini, bias keluarga ataupun ibu hamil, bersalin, nifas tu
sendiri.
|
atau dukun bayi atau masyarakat x 100%
20% x jumlah sasaran ibu hamil di suatu wilayah
dalam 1 tahun
|
|
8
|
Cakupan penanganan komplikasi obstetri (PK)
|
Adalah cakupan ibu dengan komplikasi kebidanan di suatu
wilayah kerja pada kurun waktu tertentu yang ditangani secara definitif
sesuai dengan standar oleh tenaga kesehatan kompeten pada tingkat pelayanan
dasar dan rujukan. Penanganan definitif adalah penanganan/pemberian tindakan
terakhir untuk menyelesaikan permaalahan setiap kasus komplikasi kebidanan.
|
Jumlah komplikasi
kebidanan yang mendapatkan penanganan definitif di suatu wilayah kerja pada
kurun waktu tertentu
Jumlah sasaran ibu hamil
di suatu wilayah kerja dalam 1 tahun
|
Selasa, 11 Desember 2012
PENJELASAN INDIKATOR KESEHATAN IBU
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar